BERITA
22 Nov 2025
Sebelum membeli sebuah produk tekstil, Anda mungkin pernah melihat berbagai logo sertifikasi tertera pada kemasan atau website perusahaan. Mulai dari OEKO-TEX, ISO 9001:2015, hingga BCI. Banyak orang mengenali logonya, tetapi tidak semua memahami apa arti sertifikasi tersebut, dan mengapa itu penting. Padahal, di era industri tekstil modern yang semakin menuntut kualitas, keamanan, transparansi, dan keberlanjutan, sertifikasi inilah yang membantu Kami memberikan jaminan terbaik bagi Anda.
Di artikel ini, Kami merangkum tujuh standar internasional yang paling banyak digunakan dan relevan bagi industri tekstil masa kini, lengkap dengan fungsi dan manfaatnya.
OEKO-TEX adalah salah satu sertifikasi tekstil paling dikenal di dunia. Standar ini memastikan bahwa setiap kain, benang, atau bahan tekstil bebas dari bahan kimia berbahaya dan aman digunakan, termasuk untuk bayi dan kulit sensitif.
Bagi Anda sebagai pengguna akhir, sertifikasi ini menjadi jaminan bahwa produk yang Anda beli tidak mengandung zat beracun seperti formaldehid, pestisida, logam berat, atau pewarna terlarang.
ISO 9001:2015 merupakan standar internasional untuk sistem manajemen mutu. Sertifikasi ini menilai bagaimana perusahaan mengelola proses produksi agar konsisten dan terkontrol.
Dengan standar ini, Kami memastikan setiap batch benang atau kain yang Anda pesan stabil kualitasnya, minim cacat, dan diproduksi melalui prosedur yang jelas.
Program ini berasal dari Amerika Serikat dan bertujuan memastikan kapas diproduksi secara bertanggung jawab, transparan, dan berkelanjutan. Data produksi kapas diverifikasi secara digital, mulai dari penggunaan air hingga jejak karbon.
Jika Anda membutuhkan produk berbahan kapas yang memiliki traceability kuat, sertifikasi ini menjadi bukti bahwa bahan baku yang digunakan oleh Kami telah memenuhi standar keberlanjutan global.
Baca juga: Standar Keamanan Produk Tekstil di Indonesia dan Pasar Internasional
INDI 4.0 adalah standar yang dikembangkan oleh Kementerian Perindustrian RI untuk menilai kesiapan pabrik memasuki era Industri 4.0. Aspek penilaian mencakup otomatisasi, integrasi digital, big data, hingga IoT.
Jika pabrik tekstil telah lulus INDI 4.0, seperti Kami, itu berarti proses produksi sudah berbasis teknologi modern yang meningkatkan presisi, efisiensi, dan kecepatan pemenuhan permintaan Anda.
TKDN adalah sertifikasi dari pemerintah Indonesia yang menunjukkan berapa persen komponen produksi berasal dari dalam negeri, seperti yang dijelaskan Tempo.
Dengan memiliki TKDN tinggi, Kami memastikan bahwa produk tekstil yang Anda terima mendukung industri lokal, mengurangi ketergantungan impor, dan memenuhi persyaratan banyak tender pemerintah atau proyek B2B.
TextileGenesis adalah platform berbasis blockchain yang digunakan oleh banyak produsen tekstil dunia, terutama dalam rantai pasok kapas, viscose, hingga recycled fiber. Sistem ini memastikan bahwa asal-usul bahan baku dapat dilacak secara digital dan tidak dapat dimanipulasi.
Anda mendapatkan transparansi penuh mulai dari sumber serat hingga produk jadi, sesuatu yang semakin dibutuhkan oleh brand global dan buyer internasional.
BCI adalah inisiatif global yang mempromosikan praktik pertanian kapas yang lebih ramah lingkungan, hemat air, serta mengutamakan kesejahteraan petani.
Jika produk tekstil Anda berbahan kapas bersertifikasi BCI, itu berarti bahan baku tersebut dihasilkan secara lebih etis dan berkelanjutan, sesuai tuntutan pasar global.
.jpg)
Dengan tujuh standar internasional ini, mulai dari OEKO-TEX, ISO 9001:2015, Trust Protocol, INDI 4.0, TKDN, TextileGenesis, hingga BCI, Danar Mas Group berkomitmen menghadirkan produk tekstil yang aman, berkualitas, transparan, dan berkelanjutan. Pemahaman terhadap sertifikasi ini akan membantu Anda memilih produk yang tepat sekaligus mendukung industri tekstil yang lebih bertanggung jawab.
Jika Anda ingin memastikan produk tekstil yang Anda gunakan telah tersertifikasi, Kami siap menjadi mitra terpercaya Anda. Silakan hubungi kami untuk informasi selengkapnya.
Bagikan
BERITA BARU