BERITA
31 Jan 2026 | 19 Dilihat | Kategori Berita: Tekstil
Sebelum benang yang Anda pakai di kain atau produk jadi lahir, ada fase penting yang sering terlupakan: dunia proses simplex atau roving. Tahapan ini terlihat sederhana, tapi justru sangat menentukan kualitas benang yang akan Anda gunakan, dan kualitas itu berimbas langsung ke kekuatan, kelancaran produksi, dan performa kain akhir.
Proses simplex adalah tahapan tengah dalam produksi benang di pabrik tekstil, di mana serat tebal yang disebut sliver dari mesin drawing diproses menjadi bentuk yang lebih halus dan memadai untuk pemintalan akhir. Hasilnya adalah roving, yaitu serat yang sudah lebih tipis dan diberi sedikit puntiran untuk bisa menangani proses berikutnya.
Dalam istilah industri, roving adalah bundel serat panjang dengan sedikit twist yang siap diproses lebih lanjut menjadi benang pada mesin ring spinning.
Sliver dari proses drawing terlalu tebal dan ringan untuk langsung dimasukkan ke mesin ring spinning. Drafting yang diperlukan agar sliver langsung menjadi benang di mesin ring bisa mencapai 300–500 kali, yang akan menyebabkan sliver mudah putus atau tidak rapi jika langsung diproses.
Dengan melewati simplex/roving dulu, material disiapkan dengan diameter yang lebih sesuai, sehingga mesin ring spinning bisa berjalan lancar tanpa banyak gangguan.
Roving diberi twist ringan melalui mesin simplex agar seratnya lebih kohesif, tidak terurai saat digulung dan dipindahkan. Ini penting untuk menjaga stabilitas dan kekuatan roving saat diputar menjadi benang di tahap berikutnya.
Kontrol ketegangan, draft, dan twist di proses roving sangat memengaruhi performa benang akhir:
Proses simplex yang baik membantu mengurangi cacat ini dan menjamin benang yang dihasilkan lebih kuat, lebih seragam, dan lebih siap diproduksi massal.
Tahapan ini menyerupai penarikan serat dari sliver hingga semakin tipis. Rangkaian roller dengan kecepatan berbeda membuat serat terentang dengan rapi menuju ukuran yang diinginkan.
Setelah tipis, material tersebut diberi sedikit puntiran untuk membuatnya tetap utuh dan minim fly (serat lepas) saat digulung.
Roving yang sudah draft dan twist kemudian digulung ke bobbin dengan bentuk yang rapi dan stabil, siap dikirim ke mesin ring frame.
Baca juga: Mengenal Weaving: Pengertian, Proses, dan Fungsinya dalam Tekstil
Dengan roving yang berkualitas, mesin ring spinning bekerja lebih efisien karena:
Hal ini membuat lini produksi di pabrik tekstil berjalan lebih stabil dan biaya operasional bisa lebih terkendali.
Benang yang dihasilkan dari tahapan ini akan:
Ini sangat penting terutama di era 2025 di mana standar kualitas produksi benang dan kain semakin tinggi demi memenuhi kebutuhan global dan sertifikasi kualitas.

Proses simplex atau roving bukan sekadar bagian kecil dari produksi benang. Tahapan ini adalah “penentu kualitas” yang membuat benang jadi lebih kuat, lebih seragam, dan lebih mudah diproses di lini produksi berikutnya, termasuk di mesin ring spinning. Tanpa roving yang tepat, hasil benang bisa banyak cacat, sehingga mempengaruhi seluruh kualitas produk tekstil Anda.
Butuh produk tekstil berkualitas tinggi untuk kebutuhan industri Anda? Silakan hubungi kami! Kami siap membantu Anda dengan solusi benang dan tekstil terbaik
Bagikan
KATEGORI BERITA
BERITA TERBARU
BERITA TERPOPULER
BERITA RELEVAN