BERITA

Jenis Kain Woven, Knitting, dan Non-Woven: Perbedaan, Kelebihan, dan Penggunaan

24 Des 2025   |   75 Dilihat   |   Kategori Berita: Edukasi

Sebelum Anda memilih jenis kain untuk produk tekstil Anda: apakah itu untuk pakaian, tas, atau produk medis, penting untuk memahami perbedaan kain woven, knitting, dan non-woven. Setiap jenis memiliki karakteristik unik yang memengaruhi fungsi, kenyamanan, dan harga. 

Di artikel ini kami membahas secara jelas informasinya supaya Anda semakin paham.

 

 

Apa Itu Kain Woven, Knitting, dan Non-Woven?

Woven fabric

 

perrbedaan kain woven, knitting, dan non woven

Sumber gambar: Sinosilk

 

Woven adalah kain yang dibuat dengan menganyam dua set benang (warp dan weft) secara tegak lurus. Struktur ini menciptakan tekstur kuat dengan pola yang rapi sehingga cocok untuk produk yang tahan lama.

 

Knitted fabric (rajut)

 

perbedaan woven, knitting, dan non woven

Sumber gambar: Freepik

 

Knitted fabric berasal dari loop benang yang saling mengunci satu sama lain sehingga kain menjadi elastis dan nyaman. Teknik rajut ini memberikan sifat kain yang lentur serta breathable.

 

Non-Woven Fabric

 

jenis kain woven, knitting, dan non woven

Sumber gambar: Sioen Industries

 

Berbeda dari dua jenis di atas, non-woven dibuat dengan mengikat serat bersama secara mekanis, termal, atau kimia tanpa proses anyaman atau rajutan. Hasilnya adalah kain tipis, ringan, dan sering dipakai untuk produk sekali pakai atau fungsional. 

 

 

Perbedaan Kain Woven, Knitting, dan Non-Woven

1. Struktur dan Proses Produksi

Woven

  • Benang saling dianyam di mesin tenun.
  • Hasilnya stabil, kuat, dan bentuknya tidak mudah berubah. 

Knitting

  • Dibentuk oleh loop yang saling kait, sehingga bisa meregang.
  • Umumnya dibuat menggunakan mesin rajut.
     

Non-Woven

  • Serat disatukan tanpa ditenun atau dirajut melalui proses bonding (pengikatan)
  • Proses produksi relatif lebih cepat dan murah 

 2. Kelebihan Setiap Jenis Kain

Woven Fabric

  • Tahan lama dan kuat
  • Tahan bentuk, tidak mudah melar
  • Cocok untuk pakaian formal, tas, dan furniture tekstil
    Pilihan unggul untuk produk yang butuh struktur rapi dan durability
     

Knitted Fabric

  • Elastis dan nyaman dipakai
  • Menyerap udara dengan baik, jadi nyaman untuk pakaian sehari-hari
  • Fleksibel, cocok untuk activewear dan casualwear
    Sering dipakai untuk t-shirt, sweater, legging, dan pakaian olahraga.
     

Non-Woven Fabric

  • Ringan dan murah diproduksi
  • Banyak variasi fungsi (filtrasi, penghalang cairan, dsb.)
  • Cocok untuk produk sekali pakai atau dengan fungsi khusus
    Contoh: masker, medis, tisu, dan geotekstil. 

 

Baca juga: Peran Kualitas Benang dalam Menjaga Stabilitas Rantai Pasok Industri Tekstil

 

Contoh Penggunaan di Industri Tekstil

Aplikasi Woven

  • Jeans, kemeja, jaket
  • Curtains, upholstery
  • Tas kain kuat seperti woven polypropylene
    Kain woven banyak dipilih ketika kebutuhan utamanya adalah kekuatan dan tampilan profesional.
     

Aplikasi Knitting

  • T-shirts, kaos kaki, sportwear
  • Sweater rajut dan innerwear
    Karena sifat elastisnya, kain rajut sangat user-friendly untuk pakaian yang mengikuti bentuk tubuh.
     

Aplikasi Non-Woven

  • Produk medis (masker, apron)
  • Hygiene (tisu, diapers)
  • Material penyaring udara dan air
    Non-woven populer di industri kesehatan dan kebersihan karena efisiensi produksi & fungsi khusus.
     

 

Tips Memilih Kain yang Tepat

 

Pertimbangan Woven Knitting Non-Woven
Durability Tinggi Sedang Rendah-Sedang
Stretchability Rendah Tinggi Rendah
Comfort Sedang Tinggi Sedang
Biaya produksi Sedang Sedang Tinggi
Aplikasi umum Pakaian formal, tas, upholstery Pakaian kasual, sportswear Produk medis, hygiene, filtrasi

 

Pro tip: Untuk pakaian yang sering dipakai dan harus awet, pilih woven atau knitted. Untuk kebutuhan spesifik atau sekali pakai, non-woven sering menjadi solusi paling efisien.

 

Memahami perbedaan kain woven, knitting, dan non-woven membantu Anda memilih bahan tekstil yang tepat sesuai kebutuhan fungsi, kenyamanan, dan budget:

  • Woven: Kuat dan formal
  • Knitting: Elastis dan nyaman
  • Non-Woven: Ekonomis dan fungsional
     

Setiap jenis kain punya peran penting di dunia tekstil, dari fashion hingga medical dan packaging.

 

Bagikan



KEMBALI