BERITA

Cara Danar Mas Group Meningkatkan Produktivitas Tanpa Menambah Mesin Tenun

19 Jul 2026   |   Kategori Berita: Teknologi

Alih-alih langsung berinvestasi pada mesin baru, banyak pabrik tekstil kini mulai mengoptimalkan proses-proses kecil yang sering luput dari perhatian. Salah satunya adalah proses tying, yaitu penyambungan benang lungsin saat pergantian beam. Meskipun berlangsung sebelum proses weaving dimulai, tahapan ini dapat memberikan dampak besar terhadap produktivitas dan downtime mesin tenun. 

Salah satu contohnya adalah Danar Mas Group, produsen benang pintal dan kain greige asal Bandung, yang mengoptimalkan proses tying sebagai strategi untuk mempercepat pergantian produksi dan meningkatkan efisiensi operasional.

 

Mesin tying TIEPRO di Danar Mas Group

 

Mengapa Proses Tying Berpengaruh terhadap Produktivitas? 

Tying menentukan cepat lambatnya pergantian produksi 

Dalam proses weaving, pergantian warp beam merupakan tahapan yang tidak dapat dihindari. Sebelum produksi dilanjutkan, benang lungsin dari beam baru perlu disambungkan dengan benang sebelumnya melalui proses tying atau warp tying. Apabila proses ini memerlukan waktu terlalu lama, mesin tenun akan berhenti lebih lama sehingga target produksi dapat terganggu.

Karena itu, semakin cepat dan konsisten proses tying dilakukan, semakin cepat pula mesin dapat kembali beroperasi.

Efisiensi tidak selalu berasal dari penambahan mesin

Banyak perusahaan tekstil berupaya meningkatkan kapasitas dengan menambah mesin tenun. Namun, optimalisasi proses pendukung seperti tying juga dapat memberikan dampak signifikan terhadap efisiensi produksi tekstil. Dengan mengurangi waktu yang dibutuhkan saat pergantian warp, perusahaan dapat memaksimalkan utilisasi mesin yang sudah ada tanpa harus melakukan investasi besar.

 

Baca juga: PT Dhanar Mas Concern Sambut Delegasi Internasional dalam Mill Exchange Program 2026

 

Cara Danar Mas Group Mengoptimalkan Proses Tying

Menggunakan teknologi tying Modern 

Sebagai produsen benang pintal dan kain greige, Danar Mas Group mengoperasikan sekitar 180 mesin tenun dan menangani sekitar 500 warp beam setiap bulan. Dengan skala produksi tersebut, proses tying menjadi salah satu tahapan penting untuk menjaga kelancaran operasional sekaligus meminimalkan downtime.

Untuk meningkatkan efisiensi, Danar Mas Group mengimplementasikan mesin warp knotting TIEPRO dari Stäubli. Teknologi ini membantu mempercepat proses tying dengan hasil sambungan benang yang lebih konsisten, sehingga pergantian warp dapat dilakukan lebih cepat dan proses weaving dapat segera kembali berjalan.

 

Mesin tying TIEPRO di Danar Mas Group

Sumber gambar: Staubli

 

Proses kerja lebih efisien

Salah satu keunggulan mesin TIEPRO adalah kemudahan pengoperasiannya. Teknologi ini dirancang untuk membantu operator melakukan proses tying secara lebih sederhana dan konsisten, sehingga waktu pelatihan menjadi lebih singkat. Selain itu, mesin ini mampu menangani berbagai jenis benang tanpa memerlukan penggantian jarum berdasarkan nomor benang (yarn count), sehingga proses pergantian produksi dapat dilakukan dengan lebih efisien. 

Mengurangi waktu henti produksi

Selain mempersingkat proses tying, TIEPRO juga dirancang dengan kebutuhan perawatan yang lebih sederhana dibandingkan sistem konvensional yang menggunakan oil bath. Dengan berkurangnya waktu untuk maintenance dan lebih cepatnya proses pergantian warp, mesin tenun dapat kembali beroperasi lebih cepat. Hasilnya, downtime berkurang dan produktivitas produksi dapat meningkat tanpa harus menambah jumlah mesin tenun. 

 

Manfaat Proses Tying yang Efisien bagi Industri Tekstil 

Produktivitas dan kualitas produksi meningkat

Proses tying yang efisien tidak hanya mempercepat pergantian produksi, tetapi juga membantu menjaga kualitas sambungan benang. Sambungan yang lebih konsisten dapat mengurangi risiko putus benang saat weaving sehingga proses produksi berjalan lebih lancar dan kualitas kain tetap terjaga.

Bagi industri tekstil, optimalisasi proses ini menjadi salah satu langkah strategis untuk meningkatkan produktivitas sekaligus memanfaatkan aset produksi secara lebih maksimal.

 

Efisiensi Produksi Dimulai dari Detail Proses

Pengalaman Danar Mas Group menunjukkan bahwa peningkatan produktivitas tidak selalu harus diawali dengan penambahan mesin tenun. Mengoptimalkan proses tying dapat menjadi strategi yang efektif untuk mengurangi downtime, mempercepat pergantian produksi, dan mendukung proses weaving yang lebih efisien.

Apabila Anda sedang mencari produk tekstil berkualitas yang diproduksi dengan proses berstandar tinggi dan berorientasi pada efisiensi, hubungi Danar Mas Group. Kami siap membantu Anda menemukan solusi tekstil yang sesuai dengan kebutuhan bisnis.



KEMBALI

BERITA TERBARU

Lihat Berita Lainnya...

BERITA TERPOPULER 🔥

Lihat Berita Terpopuler Lainnya...

BERITA RELEVAN

Lihat Berita Relevan Lainnya...